BERITA

Dentuman Misterius di Abu Dhabi, WNI Diminta Waspada dan Tetap Tenang

0
×

Dentuman Misterius di Abu Dhabi, WNI Diminta Waspada dan Tetap Tenang

Sebarkan artikel ini
Otoritas UEA telah menutup akses ke Bandara International Zayed di tengah meningkatnya eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah. (ANTARA/Hanni Sofia)

ABUDHABI, RADARSUMBAR.COM – Situasi mencekam sempat terjadi di Abu Dhabi, Senin (2/3) sekitar pukul 09.04 waktu setempat, menyusul terdengar dentuman keras di kawasan ibu kota Uni Emirat Arab (UEA).

Suara pesawat tempur terdengar berulang kali melintas di udara di atas perumahan Al Reef, sekitar 10 km dari Bandara Internasional Zayed, disusul dugaan dentuman dari meriam pertahanan udara. Sirene peringatan darurat meraung, menandai kondisi siaga di wilayah tersebut.

Getaran dan ledakan membuat aktivitas masyarakat sempat berhenti sejenak, sementara aparat keamanan memperketat penjagaan dan membatasi akses menuju bandara.

Baca Juga  Gunung kembali Marapi Erupsi, Dentuman Terdengar hingga Padang Panjang

Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha, mengimbau seluruh WNI di Abu Dhabi dan sekitarnya untuk tetap tenang dan segera mengambil langkah perlindungan diri. “Tetap berada di dalam rumah, jauhi jendela, dan hindari aktivitas di luar hingga situasi dinyatakan aman,” kata Dubes Judha.

KBRI Abu Dhabi juga terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan crisis response team, serta membuka jalur komunikasi darurat bagi WNI yang membutuhkan bantuan.

Hingga berita ini disiarkan, belum ada keterangan resmi mengenai skala kerusakan atau kemungkinan korban. Suasana di ibu kota UEA terlihat aman dan normal meski terdapat peningkatan patroli militer di sejumlah titik strategis.

Baca Juga  Hadiri Hari Jadi ke-72 Nahdlatul Wathan, Menteri Nusron Canangkan Tanah Eks HGU untuk Dikelola Jemaah

WNI diimbau memantau informasi resmi KBRI dan tidak menyebarkan berita yang belum diverifikasi untuk mencegah kepanikan. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah ada konfirmasi resmi pihak berwenang. (rdr/ant)