KESEHATAN

Sumber Energi, Ahli Gizi Sarankan Kurma dan Tempe untuk Menu Sahur dan Buka Puasa

2
×

Sumber Energi, Ahli Gizi Sarankan Kurma dan Tempe untuk Menu Sahur dan Buka Puasa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sahur dengan kurma. (Foto: Ist)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menu sahur dan buka puasa tak harus mewah atau ribet. Ahli gizi sekaligus pakar nutrition and food safety, Profesor Ahmad Sulaeman, merekomendasikan kurma dan tempe sebagai pilihan pangan sederhana yang kaya gizi dan mudah dicerna.

Kurma dan kedelai, khususnya dalam bentuk tempe, dianggap sumber energi seimbang yang tepat dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa.

Advertisement

Menurut Ahmad, dalam 100 gram kurma terdapat sekitar 299 kalori, 2,45 gram protein, 8 gram serat, dan 656 mg kalium, sementara 100 gram tempe segar mengandung sekitar 200 kalori, 18–20 gram protein, 8–9 gram lemak, 14 gram serat, dan mineral penting seperti zat besi, magnesium, kalsium, dan fosfor.

“Karena kandungan kalori kurma lebih tinggi dibanding tempe, sedangkan tempe lebih tinggi protein, idealnya porsi tempe lebih banyak dan kurma lebih sedikit,” jelasnya. Ahmad menambahkan, kombinasi kurma dan tempe dapat memenuhi kebutuhan energi harian selama berpuasa sekaligus mendukung aktivitas tubuh.

Manfaat bagi Pengidap Diabetes
Kurma juga bermanfaat bagi pengelolaan diabetes karena mengandung polifenol dengan aktivitas antioksidan, yang dapat menghambat enzim alfa-amilase dan alfa-glukosidase. Konsumsi 2–3 butir kurma per hari masih aman bagi penderita diabetes jika masuk dalam pola makan seimbang.

Sementara itu, tempe rendah karbohidrat, tinggi protein, dan memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak memicu lonjakan gula darah. Ahmad menekankan, pengidap diabetes tetap bisa mengonsumsi tempe tanpa batasan khusus selama memperhatikan total asupan kalori harian.

Untuk variasi, kurma dan tempe bisa diolah menjadi menu menarik, seperti smoothie kurma-tempe atau sandwich tempe-kurma, agar lebih lezat dan mudah dikonsumsi. (rdr)