KABUPATEN SOLOK

Data jadi Fondasi, Pemkab Solok Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 ke Seluruh OPD

3
×

Data jadi Fondasi, Pemkab Solok Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026 ke Seluruh OPD

Sebarkan artikel ini
Wabup Solok Candra membuka sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Solok. (Foto: Diskominfo Kabupaten Solok)

AROSUKA, RADARSUMBAR.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Pembinaan Statistik Sektoral sekaligus Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026, Rabu (25/2/2026) di Ruang Rapat Gedung C. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan berbasis data.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, menegaskan pentingnya data sektoral sebagai fondasi utama dalam menyusun kebijakan dan menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, program pemerintah hanya dapat tepat sasaran jika didukung data akurat, mutakhir, dan terintegrasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Advertisement

“Setiap kebijakan harus berbasis data. Statistik sektoral yang dikelola dengan baik menjadi rujukan dalam menentukan prioritas pembangunan dan mengukur capaian kinerja pemerintah daerah,” ujar Wakil Bupati.

Kepala BPS Kabupaten Solok, Bambang Suryanggono, memaparkan kebijakan pembinaan statistik sektoral dan gambaran umum Sensus Ekonomi 2026, yang akan memotret struktur dan karakter perekonomian secara menyeluruh, dari usaha mikro hingga besar. Hasil sensus menjadi basis utama dalam perencanaan pengembangan UMKM, investasi, ketenagakerjaan, dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 bergantung pada dukungan OPD dan pemerintah daerah. Sinergi yang kuat akan menghasilkan data berkualitas untuk kebijakan tepat sasaran,” kata Bambang.

Laporan panitia disampaikan oleh Wisnu Dwi Jayanto, Kasubag Umum BPS Solok, yang menekankan tujuan kegiatan meningkatkan pemahaman OPD terhadap statistik sektoral sesuai prinsip Satu Data Indonesia sekaligus memperkuat koordinasi antara BPS dan pemerintah daerah.

Kepala Diskominfo Solok, Susi Sofianti Saidani, menegaskan peran Diskominfo sebagai wali data untuk mendukung integrasi dan interoperabilitas data antar OPD. Kepala Bapelitbang Solok, Nafri, menekankan sinkronisasi data sektoral dengan dokumen perencanaan pembangunan agar kebijakan mencerminkan kondisi riil.

Kegiatan diikuti seluruh Kepala OPD terkait, yang diharapkan menjadi motor penggerak penguatan statistik sektoral di masing-masing perangkat daerah.

Melalui pembinaan statistik sektoral dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 ini, Pemkab Solok menegaskan komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data, sekaligus memperkuat pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing. (rdr)