DHARMASRAYA, RADARSUMBAR.COM – Seorang warga Kabupaten Dharmasraya dilaporkan meninggal dunia setelah ditimpa pohon sawit saat proses replanting berlangsung di lahan PT Bina Pratama Sakato Jaya sekitar pukul 11.00 WIB.
“Iya ada warga meninggal ditimpa pohon sawit yang di tumbang saat replanting. Korban meninggal saat sampai di rumah sakit,” kata Humas PT Bina Pratama Sakato Jaya, Bismar Hakim, di Pulau Punjung, Rabu.
Ia mengatakan identitas korban bernama Riska berjenis kelamin perempuan dengan usia sekitar 35 tahun, merupakan warga Kampung Surau, Nagari Gunung Salasiah, Kecamatan Pulau Punjung.
Ia mengatakan peristiwa itu bermula ketika korban mengutip brodol sawit pada lahan kebun perusahaan yang dalam proses replanting atau peremajaan tanaman kelapa sawit.
Menurut dia, korban mengutip brondol secara diam-diam di lahan perusahaan sehingga kehadirannya tidak diketahui operator atau petugas alat berat yang sedang bekerja menumbangkan pohon sawit.
“Jadi, mengutip brodol di lahan perusahaan ini kan tidak dibenarkan, sehingga korban melakukannya secara kucing-kucingan, disanalah peristiwa itu terjadi karena kehadiran korban tidak diketahui operator alat berat,” katanya.
Menurutnya, PT Bina telah memfasilitasi pertemuan antara pihak kontraktor yang mengerjakan replanting dengan keluarga korban sebagai tindaklanjuti dari kejadian itu.
“Dalam proses replanting ini PT Bina menyerahkan ke pihak ketiga, sehingga untuk tanggungjawab sosial yang akan diambil sepenuhnya kewenangan pihak ketiga, posisi PT Bina dalam hal ini lebih pada fasilitasi,” ujarnya.
Ia mengatakan informasi sementara pihak kontraktor dan keluarga sepakat menyelesaikan peristiwa tersebut secara kekeluargaan.
Sebelumnya, kata dia seorang mekanik dari pihak ketiga juga meninggal saat melakukan perbaikan alat berat milik perusahaan pada, Minggu (22/2).
“Iyaa, korban merupakan mekanik dari perusahaan pihak ketiga. Jadi, bukan karyawan PT Bina ya, beda. Namun, korban tetap mendapatkan hak-haknya mulai dari santunan Kematian, dan hal lainnya dari perusahaan tempat ia bekerja,” ungkap dia.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, AKP Evi Hendri Susanto membenarkan telah mendapat informasi mengenai peristiwa tersebut.
“Tim saat ini sudah menuju tempat kejadian perkara. Nanti kita lihat dulu bagaimana peristiwa nya dilapangan,” ujarnya. (rdr/ant)






