PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kebakaran melanda satu unit rumah hunian dan tiga petak rumah kontrakan di kawasan padat penduduk, Jalan Andalas Timur No 11, RT 001/RW 005, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Rabu (25/2/2026) pagi.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, informasi kebakaran diterima pada pukul 09.43 WIB. Petugas langsung bergerak di waktu yang sama dan tiba di lokasi kejadian pukul 09.47 WIB. Proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 10.35 WIB.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Budi Payan, mengatakan objek yang terbakar terdiri dari empat petak bangunan, yakni satu rumah hunian dan tiga rumah kontrakan dengan total luas area terdampak sekitar ±500 meter persegi.
“Begitu laporan masuk, enam unit armada langsung kami kerahkan dari Pos 1 dengan jarak tempuh sekitar empat kilometer. Sebanyak 80 personel turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan,” ujar Budi Payan.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Eng Sulfa (32), yang melihat percikan api disertai asap dari salah satu rumah. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Akibat kejadian ini, empat kepala keluarga dengan total 14 orang penghuni terdampak. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Para penghuni juga dilaporkan tidak sampai mengungsi.
Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp800 juta. Sementara itu, nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai ±Rp5 miliar. Selain bangunan yang terbakar, satu unit sepeda motor dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
Pemilik rumah diketahui bernama Rina Wahyuni (41), seorang ibu rumah tangga. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Budi Payan menambahkan, kondisi lokasi yang berada di kawasan padat perumahan dengan akses jalan sempit dan ramai warga sempat menjadi tantangan dalam proses pemadaman.
Selain bangunan yang terbakar, terdapat lima rumah hunian dan satu toko bangunan di sekitar lokasi yang berpotensi terdampak, namun berhasil diamankan petugas. Situasi di lokasi kini telah dinyatakan aman dan terkendali. (rdr)







