AGAM

Jalan Malalak di Agam Kembali Terhubung, Akses masih Terbatas untuk Warga Lokal

3
×

Jalan Malalak di Agam Kembali Terhubung, Akses masih Terbatas untuk Warga Lokal

Sebarkan artikel ini
Petugas mengukur titik koordinat mengunakan alat ukur di kawasan Jalan Malalak yang terdampak bencana di akhir November 2025 di Kabupaten Agam, Minggu (22/2/2026). ANTARA/Muhammad Zulfikar

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah melalui PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) berhasil menghubungkan kembali Jalan Malalak di Kabupaten Agam yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang sepanjang 200 hingga 300 meter.

Pelaksana Lapangan HKI, Subiantoro, mengatakan jalan yang terhubung berada di kilometer 82+600. Ruas tersebut sebelumnya longsor akibat hujan deras yang mengguyur Malalak selama beberapa hari pada November 2025.

Advertisement

“Jalan Malalak sepanjang 200 hingga 300 meter yang sebelumnya terputus sudah berhasil dihubungkan dua hari lalu,” ujarnya, Minggu.

Meski sudah tersambung, akses jalan belum dibuka untuk umum. Saat ini, ruas tersebut hanya dapat dilintasi masyarakat lokal, khususnya yang menuju Balingka atau sebaliknya.

Akses pun dibatasi pada jam tertentu, yakni pukul 12.00–13.00 WIB serta pukul 17.00 WIB hingga sebelum pukul 08.00 WIB. Selain itu, jalan baru dapat dilalui kendaraan roda dua.

HKI mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati karena kondisi jalan masih rawan, terutama dari arah Malalak menuju Balingka yang memiliki tanjakan cukup signifikan.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan anggaran sebesar Rp667 miliar untuk pemulihan Jalan Malalak yang terdampak bencana pada akhir November 2025.

Untuk 2026, pemerintah mengalokasikan Rp370 miliar, sementara sisanya akan digunakan pada 2027. Perbaikan ruas ini dinilai vital karena menjadi jalur penghubung sejumlah kabupaten dan kota di Ranah Minang. (rdr/ant)