JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca nasional yang berlaku Sabtu, 21 Februari 2026.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai petir di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta, serta potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah lainnya.
Kondisi cuaca signifikan ini dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik yang terpantau di dua wilayah perairan Indonesia dan sekitarnya.
BMKG mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Banten dan di perairan utara Maluku Utara.
Sistem tersebut membentuk daerah konvergensi atau perlambatan angin dan konfluensi atau pertemuan angin yang memanjang dari Sumatra, Jawa, Kalimantan hingga Papua.
Kondisi itu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan secara signifikan, terutama di sekitar wilayah sirkulasi dan sepanjang jalur konvergensi.
BMKG mengimbau peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Sumatra Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, dan Papua Pegunungan.
Selain itu, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga berpeluang terjadi di sejumlah wilayah lain.
Curah hujan yang tinggi berisiko menimbulkan banjir, genangan air, dan tanah longsor, terutama di daerah dengan topografi curam atau sistem drainase yang kurang optimal.
Untuk kota-kota besar, BMKG memprakirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Pinang, Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, Kupang, Gorontalo, dan Palu.
Sementara hujan dengan intensitas sedang diprediksi terjadi di Serang, Yogyakarta, Pontianak, Samarinda, Mamuju, Makassar, dan Merauke.
Adapun hujan ringan diperkirakan turun di sebagian besar wilayah Sumatra, serta di Bandung, Palangkaraya, Semarang, Tanjung Selor, Denpasar, Mataram, Kendari, Manado, Ternate, Ambon, dan sebagian besar wilayah Papua. Kondisi berawan tebal diprakirakan terjadi di Jambi dan Nabire.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca terkini dan menyesuaikan aktivitas luar ruang dengan kondisi di wilayah masing-masing.
Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dapat diakses melalui situs resmi BMKG maupun kanal media sosial resminya yang diperbarui secara berkala. (rdr)







