SAWAHLUNTO, RADARSUMBAR.COM – Dinas Perhubungan Kota Sawahlunto memperkuat pengelolaan dan pemeliharaan 4.500 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di seluruh wilayah kota untuk memastikan layanan penerangan malam tetap optimal bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Sawahlunto Eva Riamsyah mengatakan pemantauan menyeluruh menjadi dasar evaluasi kebutuhan teknis, termasuk cadangan lampu yang saat ini tersisa hanya 50 unit.
“Cadangan lampu yang tersedia saat ini hanya sekitar 50 unit, sehingga kami mengusulkan penambahan melalui APBD Perubahan 2026 agar respons perbaikan di lapangan tetap optimal dan tidak terkendala teknis,” ujar Eva, Jumat.
Hasil evaluasi menunjukkan sejumlah jaringan kabel bawah tanah PJU perlu diperbarui secara bertahap karena faktor usia. Sebagai langkah sementara, Dishub melakukan penyambungan kabel antar tiang agar lampu tetap menyala hingga perbaikan permanen dilakukan.
Prioritas penanganan difokuskan pada jalan protokol dan kawasan padat penduduk guna mendukung keselamatan lalu lintas dan keamanan lingkungan pada malam hari.
Dishub juga mengimbau masyarakat agar tidak mengambil arus listrik dari jaringan PJU tanpa koordinasi dengan teknisi untuk menghindari gangguan dan beban tambahan anggaran daerah. Fasilitas yang menggunakan jaringan listrik PJU disarankan memakai meteran mandiri dengan pendampingan pemerintah desa dan kelurahan agar penggunaan lebih terukur dan transparan.
Masyarakat yang menemukan kerusakan lampu dapat melaporkannya melalui pemerintah desa atau kelurahan untuk diteruskan ke tim PJU, sehingga penanganan dapat dilakukan secara terjadwal.
“Penerangan jalan merupakan bagian dari layanan publik yang terus kami jaga kualitasnya melalui pemantauan dan penguatan tata kelola secara bertahap,” tegas Eva. (rdr/ant)





