BUKITTINGGI

Kriminalitas dan Kasus Narkoba di Bukittinggi Naik Sepanjang 2025

6
×

Kriminalitas dan Kasus Narkoba di Bukittinggi Naik Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi narkoba. (ANTARA/HO/22)

BUKITTINGGI, RADARSUMBAR.COM – Polresta Bukittinggi mencatat terjadinya peningkatan kasus kriminalitas dan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif (narkoba) sepanjang 2025. Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto saat menggelar press release akhir tahun 2025 bersama awak media di Mapolresta Bukittinggi, Rabu (31/12).

“Kasus kriminal tercatat sebanyak 359 kasus pada 2025, meningkat dibandingkan 294 kasus pada 2024. Untuk penyelesaian kasus, tercatat 239 kasus, juga naik dari sebelumnya 208 kasus,” kata Kapolresta.

Ia menjelaskan, sejumlah kasus menonjol yang terjadi sepanjang 2025 di antaranya penganiayaan berat, pencurian dengan pemberatan, penggelapan, pencabulan, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Baca Juga  Malam Pergantian Tahun di Bukittinggi masih Diramaikan dengan Petasan dan Kembang Api

Pada kasus narkoba, Polresta Bukittinggi menangani 94 kasus sepanjang 2025, meningkat dibandingkan 74 kasus pada tahun sebelumnya.

“Sebanyak 69 kasus narkoba telah ditangani dengan mengamankan 123 tersangka. Barang bukti yang disita antara lain ganja seberat 22.118,36 gram, sabu-sabu 591,58 gram, serta 57,5 butir ekstasi,” ujarnya.

Kapolresta juga mengungkapkan keterbatasan jumlah personel yang dimiliki Polresta Bukittinggi. Saat ini, jumlah personel tercatat sebanyak 459 orang, sementara kebutuhan ideal mencapai 1.236 personel atau mengalami kekurangan sekitar 62,86 persen.

“Keterbatasan personel tidak menjadi penghalang bagi kami untuk tetap memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Gaduh Akun Twitter Gay di Bukittinggi, Polisi Lakukan Ini

Meski demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dinilai relatif kondusif melalui pelaksanaan berbagai operasi kepolisian. Sepanjang 2025, Polresta Bukittinggi yang wilayah kerjanya meliputi Kota Bukittinggi dan sebagian Kabupaten Agam telah menggelar 11 operasi kepolisian, di antaranya Operasi Keselamatan, Pekat, Ketupat, Antik (narkoba), Patuh, dan Jaran Singgalang.

“Selain penanganan kasus, personel juga diterjunkan untuk membantu penanganan bencana alam. Keamanan menjadi tanggung jawab bersama,” kata Kapolresta.

Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas pada 2025 tercatat mengalami penurunan, dari 196 kasus pada 2024 menjadi 193 kasus. Jumlah korban meninggal dunia juga turun dari 39 jiwa menjadi 35 jiwa. (rdr/ant)