LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit paling banyak diderita warga terdampak banjir bandang, banjir, dan tanah longsor. Hingga Selasa (23/12), tercatat 2.264 kasus ISPA.
“Sebanyak 2.264 warga menderita ISPA di daerah terdampak bencana banjir bandang, banjir, dan longsor,” kata Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian, di Lubuk Basung, Rabu.
Selain ISPA, penyakit terbanyak kedua adalah hipertensi dengan 1.062 kasus, disusul myalgia sebanyak 1.019 kasus. Kemudian terdapat infeksi kulit sebanyak 598 kasus serta gastritis atau maag sebanyak 463 kasus.
“Data ini berdasarkan diagnosis di puskesmas dan pos kesehatan yang kami buka,” ujarnya.
Untuk melayani masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Agam membuka tiga pos kesehatan di Koto Alam, Malalak, dan Sungai Batang. Pos tersebut dilengkapi tenaga dokter, perawat, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya.
“Pos kesehatan dibuka setiap hari untuk melayani warga yang membutuhkan pengobatan,” katanya.
Warga yang datang akan menjalani pemeriksaan dan diberikan obat sesuai hasil diagnosis.
Sebelumnya, Pemkab Agam mendirikan empat pos kesehatan di wilayah terdampak. Namun, pos kesehatan di Palembayan kini tidak lagi beroperasi karena kondisi di wilayah tersebut telah berangsur membaik. (rdr/ant)




