AGAM

Bunga Rafflesia di Palupuh Agam Dikunjungi Ratusan Wisatawan Mancanegara

4
×

Bunga Rafflesia di Palupuh Agam Dikunjungi Ratusan Wisatawan Mancanegara

Sebarkan artikel ini
Wisatawan mancanegara sedang berada di bunga rafflesia mekar sempurna di Batang Palupuh, Kecamatan Palupuh, Agam. Dok HO/Joni Hartono

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Sekitar ratusan wisatawan mancanegara mengunjungi bunga rafflesia jenis arnoldii mekar sempurna di Batang Palupuh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat untuk melihat keindahan bunga langka dan dilindungi itu.

Pegiat Wisata Palupuh Joni Hartono di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan ratusan wisatawan itu berasal dari Spanyol, Italia, Jerman, Belanda, Australia, Taiwan, Singapura dan lainnya.

“Mereka datang ada secara rombongan dengan jumlah diatas 10 orang dan keluarga. Kunjungan itu semenjak 6 sampai 14 Agustus 2024,” katanya.

Ia mengatakan ramainya kunjungan wisatawan mancanegara ke daerah itu karena di Eropa sedang libur sekolah.

Baca Juga  TNI Rampungkan Pembangunan Tujuh Jembatan Armco dan Bailey di Kabupaten Agam

Ditambah ia gencar mempromosikan keberadaan bunga rafflesia tersebut ke biro perjalanan, hotel dan lainnya.

“Saya secara masif melakukan promosi bunga rafflesia mekar, sehingga kunjungan cukup ramai dan berdampak terhadap ekonomi masyarakat sekitar,” katanya.

Ia menambahkan bunga rafflesia itu mekar di lokasi areal penggunaan lain yang ada di Batang Palupuh dan saat ini sudah melewati mekar sempurna atau sudah layu.

Saat ini masih ada satu individu bunga rafflesia lainnya sedang mekar sempurna pada hari ke empt.

“Ada dua individu bunga rafflesia mekar sempurna di daerah itu secara bersamaan dengan beda hari,” katanya.

Baca Juga  Bencana Hidrometeorologi Rugikan Agam Rp45 Miliar, Ribuan Rumah dan Lahan Rusak

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Rusdiyan P Ritonga menambahkan bunga rafflesia hampir setiap bulan mekar di Batang Palupuh, Kecamatan Palupuh.

“Di Batang Palupuh ada tiga titik sebaran bunga rafflesia di areal penggunaan lain, hutan lindung dan Cagar Alam Batang Palupuh,” katanya.

Ia mengakui sebaran bunga langka dan dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya itu di Kabupaten Agam dengan jumlah 17 titik.

Bunga tersebut tersebar di Kecamatan Palembayan, Tanjungraya, Palupuh, Baso, Kamangmagek, Tilatangkamang, Malalak, dan Matur. (rdr/ant)